Mulai 1 Agustus 2013, Blog Keuangan PTA Gorontalo beralih ke Portal Keuangan PTA Gorontalo | Untuk mengunjungi portal baru kami klik di sini |
https://paisleycarrot.files.wordpress.com/2012/03/website_moved.jpg?w=601&h=429&h=429
Tampilkan postingan dengan label Info PTA Gorontalo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info PTA Gorontalo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Juli 2012

Evaluasi Semester I Kesekretariatan PTA Gorontalo

EVALUASI ATAS PELAKSANAAN KEGIATAN
PADA SEMESTER I TAHUN ANGGARAN 2012
Memasuki semester II tahun anggaran 2012 kesekretariatan PTA Gorontalo mengadakan evaluasi kinerja untuk semester I. Dipimpin oleh Panitera/Sekretaris Ekram Payapo, S.Ag didampingi oleh Wakil Sekretaris Abd. Adjis J. Ismail .SH rapat evaluasi ini dilaksanakan di Ruang Aula PTA Gorontalo pada hari selasa Tanggal 3 Juli 2012.

Senin, 02 April 2012

Konsolidasi dan Asistensi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP)

“AKUNTABILITAS TIDAK LEPAS DARI SISI SIKAP DAN WATAK KEHIDUPAN MANUSIA ITU SENDIRI”
Limboto | pta-gorontalo.go.id (21/3)
Kegiatan konsolidasi dan Asistensi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo dan Lingkungan Pengadilan Tinggi Gorontalo, yang dilaksanakan di Aziziyah Hotel Limboto berlangsung selama 3 (tiga) hari, yakni 19–21 Maret 2012, ditutup oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo, Drs. H.M. Sunusi Khalid, S.H., M.H.

Acara penutupan konsolidasi dan asistensi SAKIP ini dihadiri oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo, Ketua Pengadilan Negeri Gorontalo dan para undangan serta seluruh peserta yang notabene adalah para pejabat dilingkungan Peradilan Umum dan Peradilan Agama, yaitu Panitera/Sekretaris, Wakil Panitera,  Wakil Sekretaris, dan pejabat lainnya baik dari Pengadilan tingkat pertama maupun tingkat banding.
Drs. Mulyadi Pamili, S.H., selaku Ketua Panitia Pelaksana pada kegiatan tersebut, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud dan tujuan agar tercipta kesamaan pola pikir atau mind set  diantara para pejabat yang ada di lingkungan dua Peradilan di Provinsi Gorontalo tersebut dalam menyusun indikator kinerja utama dan rencana kinerja tahunan yang berhubungan dengan tugas pokok dan fungsi serta ada relevansinya dengan visi dan misi Mahkamah Agung RI.
Usai menyampaikan laporannya, Mulyadi Pamili menyerahkan softcopy hasil konsolidasi dan asistensi SAKIP yang telah dibuat oleh masing-masing satker peserta konsolidasi dan Asistensi SAKIP, baik dari Lingkungan Peradilan umum maupun dari lingkungan Peradilan Agama, berupa  : Indikator Kinerja Utama, Renstra 2010-2014, Rencana Kinerja Tahun 2011, 2012, 2013, dan Penetapan Kinerja Tahun 2012 kepada Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo, Drs. H.M. Sunusi Khalid, S.H., M.H.,
Ketua Panitia, Drs. Mulyadi Pamili, SH menyerahkan softcopy hasil konsolidasi dan asistensi SAKIP
Pada kesempatan sambutan, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo, Drs. H.M. Sunusi Khalid, S.H., M.H., menyampaikan bahwa, berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999,  menyatakan bahwa akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (AKIP) merupakan perwujudan suatu kewajiban dari instansi pemerintah untuk mempertangungjawabkan keberhasilan/kegagalan instansi pemerintah dalam pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui pertangungjawaban secara periodik. Menurut Sunusi, berbicara tentang akuntabilitas, sebenarnya tidak lepas dari sisi sikap dan watak kehidupan manusia itu sendiri, yang meliputi akuntabilitas internal dan eksternal. Dari sisi internal seseorang, akuntabilitas merupakan pertanggungjawaban orang tersebut kepada tuhannya. Akuntabilitas yang demikian itu, kata Sunusi, meliputi pertanggungjawaban diri sendiri mengenai segala sesuatu yang dijalankannya, yang hanya diketahui dan dipahami oleh dia sendiri. Oleh karena itu, kata orang nomor satu di lingkungan Peradilan Agama Provinsi Gorontalo ini, akuntabilitas internal ini, disebut juga sebagai akuntabilitas spiritual. Dan akuntabilitas yang satu ini sulit untuk diukur, karena tidak ada indikator yang jelas yang diterima oleh semua orang, serta tidak ada yang melakukan pengecekan atau pemantauan. Namun demikian, kata Sunusi, jika akuntabilitas ini dijalankan dengan penuh iman dan taqwa, akan memberikan pengaruh yang cukup besar atas kinerja orang tersebut. Itulah sebab, mengapa seseorang dapat melaksanakan pekerjaan dengan hasil yang berbeda dengan orang lain terhadap pekerjaan yang sama. Ungkap Sunusi.
Peserta Konsolidasi dan Asistensi SAKIP Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo
Sedangkan dari sisi Akuntabilitas eksternal seseorang adalah menyangkut akuntabilitas orang tersebut dengan lingkungannya, baik lingkungan formal (antara atasan-bawahan),  maupun lingkungan masyarakat. Akuntabilitas eksternal ini lebih mudah diukur mengingat norma dan standar yang tersedia memang sudah jelas. Kontrol dan penilaian dari pihak eksternal sudah ada dalam mekanisme yang terbentuk dalam suatu sistem dan prosedur kerja.
Untuk itu, kata Sunusi bagi para pejabat yang telah mengikuti kegiatan  konsolidasi dan asistensi SAKIP ini, baik  dari lingkungan Peradilan umum maupun Peradilan Agama diminta untuk melakukan penyusunan program kerja yang ditetapkan melalui penetapan kinerja dengan indikator kinerja utama yang tepat sasaran dengan target yang dapat dicapai, sehingga keberhasilan dan kegagalan dapat diukur/diketahui. Pungkasnya sesaat sebelum menutup kegiatan konsolidasi dan asistensi SAKIP tersebut. (Humas)

Sumber : www.pta-gorontalo.go.id

Rabu, 04 Januari 2012

APEL PERDANA 2012

HARI INI LEBIH BAIK DARI HARI KEMARIN

“Untuk tidak masuk dalam kategori orang-orang yang merugi, maka marilah kita berusaha agar keadaan kita hari ini lebih baik dan lebih bagus dari hari kemarin”, ungkap Ketua PTA. Gorontalo, Drs. H.M. Sunusi Khalid, S.H., M.H., mengawali pembinaan kepada aparatur Peradilan Agama baik Hakim, Pejabat Struktural/Fungsional serta Pegawai dan tenaga honorer di Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo, saat menjadi Pembina pada apel pagi perdana di tahun 2012 yang dilaksanakan hall Kantor PTA. Gorontalo, Senin 2 Januari 2012.
Pada pembinaan tersebut, orang nomor satu di lingkungan Peradilan Agama Gorontalo ini minta agar Etos kerja dan disiplin kerja, serta rasa kebersamaan dan kekeluargaan tetap dipertahankan.

Menurut Sunusi, pencapaian kinerja Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo tahun 2011, dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan umumnya, melalui penyelesaian perkara dan khsususnya dalam penyelesaian program kerja melalui berbagai kegiatan sangat membanggakan karena semuanya terlaksana dengan baik. Berbicara penerimaan dan penyelesaian perkara yang diterima pada tahun 2011, dari 18 perkara banding yang diterima, telah diselesaikan sebanyak 17 perkara, sedangkan mengenai penyelesaian program kerja yang telah ditetapkan dilaksanakan melalui berbagai kegiatan-pun berjalan sesuai harapan kita semua. Hal ini sangat menggembirakan karena semua itu kita capai berkat kerja keras, kerja cerdas dan kerja cepat dari seluruh unsur aparatur Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo.

Kedepan Sunusi meminta, agar semua itu dapat dipertahankan bahkan perlu untuk ditingkatkan. Karenanya, kata Sunusi : “Jika kita tidak termasuk kedalam golongan orang-orang yang merugi, maka mari kita berusaha agar hari ini (Tahun ini 2012 – red) lebih baik dari hari kemarin (tahun 2011-red).

Walaupun berbagai keberhasilan telah dicapai tahun 2011, namun hal itu janganlah cepat membuat kita puas dan bangga, karena kedepan tantangan semakin berat. Karenanya, saya minta rasa kebersamaan yang selama ini terjalin dengan baik agar tetap dijaga dan dipelihara, sebab dengan bermodalkan kebersamaan tersebut, masalah seberat apapun yang kita alami, yakin dan percaya pasti akan dapat diselesaikan dengan arif. Namun demikian, atas capaian kinerja tersebut, Sunusi memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada seluruh Hakim dan Pegawai PTA. Gorontalo.

“Demikian pula, dalam hal evaluasi kinerja yang telah dilaksanakan oleh Wakil Ketua PTA. Gorontalo di penghujung tahun 2011, itu semua adalah atas perintah saya selaku Ketua PTA. Gorontalo, karena kebetulan di akhir tahun 2011 saya malaksanakan tugas kedinasan di Jakarta yang selanjutnya menjalani cuti tahunan sehingga untuk evaluasi di akhir tahun saya tugaskan Wakil Ketua untuk melaksanakannya”, tegas KPTA
“Hal ini menggambarkan bahwa kerja sama antar dua pimpinan PTA Gorontalo dalam melaksanakan tugasnya terjalin dengan sangat baik”, tambah Sunusi.

Pembinaan dan pergeseran staf di lingkungan PTA. Gorontalo merupakan agenda kerja pimpinan. Hal itu dilakukan agar semua pegawai mendapatkan pengalaman kerja pada semua lini bidang pekerjaan yang ada. Bisa saja, mereka yang tadinya sebagai staf pada bagian sekretariat, dapat di roling ke bagian kepaniteraan, sehingga mereka benar-benar menjadi pegawai yang siap pakai, jika kelak mereka dipromosi untuk suatu jabatan.

Mengakhiri pembinaan, Sunusi berharap agar ditahun 2012 Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo lebih baik dan publik akan semakin percaya kepada kita. Semoga Allah SWT. Membimbing kita semua dalam perjalanan mengarungi hidup ditahun 2012 kedalam perbuatan amal kebajikan dan menghindarkannya dari berbuat dzolim serta kuufur nikmat. (Humas PTA.Gtlo)

Sumber : http://www.pta-gorontalo.go.id

Kamis, 24 November 2011

SUPERVISI DI BAGIAN KEUANGAN, PENILAIAN DI MEJA INFORMASI


Kesibukan Staf Bagian Keuangan mempersiapkan data-data yang akan disupervisi
Gorontalo | pta-gorontalo.go.id (9/11)
PTA Gorontalo Dalam dua hari ini mendapat kunjugan dari Biro Keuangan Mahkamah Agung RI dan dari tim penilai meja informasi di Badan Peradilan Agama MA-RI. Kunjungan yang hampir bersamaan ini masing-masing ditugaskan untuk melihat dari dekat bagaimana kinerja dua lingkungan peradilan yang ada di Provinisi Gorontalo.
Menurut informasi yang dihimpun oleh Tim IT PTA Gorontalo melalui Kasubag Keuangan PTA Gorontalo Harsono P. Rahman, S.HI, bahwa supervisi kali ini meliputi pemeriksaan petugas PNBP baik untuk Buku Kas Umum (BKU) serta buku pembantu. Sedangkan untuk bendahara yakni kwitansi-kwitansi pertanggung jawaban maupun laporan pertanggung jawaban, Buku Kas Umum (BKU) bendahara pengeluaran serta buku kas lainnya.
Dalam pemeriksaan kali ini, Ibu Emmy Sapartiningrum, SE  beserta rombongan melaksanakan pemeriksaannya secara marathon. Diawali dari PT Gorontalo sesaat setelah kedatangannya pada Selasa sore tanggal 8 November 2011 di Provinsi Gorontalo, dilanjutkan di PTA Gorontalo pada malam harinya dan usai pemeriksaan di PTA Gorontalo, tim supervisi langsung bertolak ke ujung Provinsi Gorontalo untuk melakukan supervisi di PN Marisa pada esok paginya.
Disamping tim yang memeriksa masalah keuangan, hadir juga di Provinsi Gorontalo Bapak Rahmat Ariwijaya, S.Ag. M.Ag dan Zaenal Abidin, SE sebagai tim penilai meja informasi dari Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI. Tim ini sengaja di datangkan untuk melihat secara langsung bagaimana tampilan depan Pengadilan Agama di Provinsi Gorontalo yang dalam hal ini meja informasi.
Wawancara Tim Penilai Meja Informasi kepada Petugas Informasi
disaksikan oleh Wakil Panitera PTA Gorontalo
Ketua PTA Gorontalo Drs. H. M. Sunusi Khalid, SH. MH, yang menerima kunjungan ini di ruang kerjanya menyampaikan rasa terima kasih kepada Dirjen Badilag karena telah bersedia mendatangkan timnya untuk menilai bagaimana pelayanan meja informasi di wilayahnya.
“Di Provinsi Gorontalo hanya ada tiga PA dan PA Gorontalo Klas I yang berada di ibukota provinsi selayaknya telah menggunakan gedung yang telah prototype. Namun untuk sekarang ini PA Gorontalo hanya menempati gedung yang berukuran kurang lebih 300 M2 di atas tanah 567 M2. Maka untuk pelayanan meja informasi masih belum tertata sebagaimana yang diharapkan”, papar KPTA
“Lain halnya dengan PA Limboto, PA Limboto saat ini sedang dalam tahap renovasi gedung. Untuk saat ini proses pelayanan kepada pencari keadilan hanya menggunakan sisa-sisa gedung yang belum dibongkar. Jadi, untuk pelayanan meja informasi juga belum bisa dimaksimalkan”, tambahnya
“Untuk PA Tilamuta, saat ini gedungnya mengalami rehab total dan sementara ini meminjam gedung eks kantor Kejaksaan Negeri Tilamuta. Bila dilihat dari kondisi yang ada, sangat tidak memungkinkan untuk menyediakan tempat khusus untuk pelayanan meja informasi di tempat itu”, tutur KPTA
Ketiga kondisi ini dipaparkan oleh Ketua PTA Gorontalo kepada tim penilai meja informasi sebelum tim ini memulai tugasnya.
Dimulai dari meja informasi PTA Gorontalo, petugas penilai langsung melakukan wawancara kepada petugas informasi. Jumlah perkara, SOP Meja Informasi bahkan kendala-kendala yang dihadapi dalam memberikan informasi menjadi pertanyaan-pertanyaan yang disuguhkan kepada Mardiana Abubakar, S.HI selaku petugas informasi.
Disamping wawancara langsung dengan petugas informasi, tim penilai juga mengambil data sampel bagaimana pelayanan informasi di tempat ini serta mendokumentasikan penataan ruangan pelayanan meja informasi di PTA Gorontalo.
Usai melaksanakan tugas di PTA Gorontalo, tim penilai yang didampingi Kasubag Umum PTA Gorontalo Ismail Koniyo, S.HI melanjutkan tugasnya di Pengadilan Agama Gorontalo dan Pengadilan Agama Limboto. (Humas PTA Gorontalo) - http://www.pta-gorontalo.go.id